Grand Keisha Padel Court Dibuka, Kota Pekalongan Bidik Turnamen Nasional Berhadiah Rp1 Miliar

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kota Pekalongan mengincar tuan rumah turnamen padel nasional dengan total hadiah sebesar Rp1 miliar, Sabtu (10/10/26). Foto: Ilustrasi AI

Kota Pekalongan mengincar tuan rumah turnamen padel nasional dengan total hadiah sebesar Rp1 miliar, Sabtu (10/10/26). Foto: Ilustrasi AI

KANAL KOTA — Kota Pekalongan berpeluang menjadi tuan rumah turnamen padel berskala nasional dengan total hadiah hingga Rp1 miliar. Rencana itu disampaikan pemilik Grand Keisha Padel Court, H.M. Andy Arslan Djunaid, saat pembukaan fasilitas olahraga tersebut di kawasan Medono, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Andy, turnamen besar tersebut ditargetkan digelar pada 2027 dengan total hadiah Rp500 juta hingga Rp1 miliar. Ia berharap kompetisi tersebut mampu menarik pemain padel dari seluruh Indonesia sekaligus memberi dampak positif bagi sektor kuliner, batik dan perekonomian Kota Pekalongan.

“Supaya menggemparkan seluruh Indonesia. Kalau itu bisa terjadi, seluruh pemain padel bisa datang ke Pekalongan. Kalau semuanya datang ramai-ramai, kuliner bisa ramai, batik bisa ramai dan Pekalongan lebih dikenal,” ujar Andy.

Pada pembukaan Grand Keisha Padel Court, digelar turnamen yang diikuti 144 peserta dari Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Jepara dan Semarang. Peserta berlaga dalam kategori beginner, bronze, dan financial institution untuk putra maupun putri.

Baca Juga :  Korban Kebakaran Perumahan BRD Kota Pekalongan, Empat Orang Terluka Termasuk Balita

Khusus kategori financial institution, peserta berasal dari Pekalongan dan Batang, dengan dibagi ke dalam kelompok putra dan putri.

Andy menilai padel semakin diminati karena bersifat inklusif dan dapat dimainkan lintas usia, termasuk bersama keluarga. Ia juga melihat pertumbuhan lapangan padel di Pekalongan sebagai peluang untuk menemukan dan membina bibit atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Padel ini olahraga baru yang cukup banyak peminatnya. Buat saya, ini olahraga yang bisa melibatkan seluruh keluarga atau family sport. Kadang mengajak istri, suami, maupun anak untuk sama-sama berolahraga,” katanya.

Baca Juga :  Hari Kedua Operasi SAR Korban Tenggelam di Kali Banger Kota Pekalongan, Radius Pencarian Diperluas hingga 1 Kilometer

Wali Kota Pekalongan H.A. Afzan Arslan Djunaid atau kerap disapa Aaf menyambut positif hadirnya fasilitas padel melalui peran swasta. Ia menilai kolaborasi pemerintah dan swasta penting untuk memperluas sarana olahraga, mengingat keterbatasan kemampuan pemerintah dalam memenuhi seluruh kebutuhan fasilitas.

“Dengan dibukanya Grand Keisha Padel Court ini, mudah-mudahan semakin menyemarakkan olahraga padel di Kota Pekalongan,” terang Aaf.

Aaf juga mendorong pembinaan atlet padel dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan cabang olahraga terkait. Ia berharap potensi atlet lokal dapat dikembangkan agar mampu mengharumkan nama Kota Pekalongan di berbagai kejuaraan.

Menurut Aaf, rencana penyelenggaraan turnamen besar juga berpeluang mendatangkan atlet nasional ke Pekalongan, meningkatkan daya tarik padel, serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirugikan Vidio Lama Diviralkan, SMP 10 Pekalongan Bakal Tempuh Jalur Hukum
Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing
PBN 2026 Jadi Panggung UMKM dan Produk Unggulan Daerah di Kota Pekalongan
Langganan Banjir, Jalan di Pringrejo Dicor TMMD Kota Pekalongan
Pemkot Pekalongan Perkuat Kolaborasi OPD, Targetkan 418 Posyandu Terapkan 6 SPM pada 2026
Pemkot Upayakan Pemulangan PMI Kota Pekalongan Terlantar di Dubai
Reuni Akbar IKA Spensa Pekalongan 25 Angkatan Satukan Ratusan Alumni Lintas Generasi
Batik Pekalongan Mencari Penerus, 50 Pelajar Jateng Ditarik ke ‘Pranggok’ dadakan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Dirugikan Vidio Lama Diviralkan, SMP 10 Pekalongan Bakal Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:27 WIB

PBN 2026 Jadi Panggung UMKM dan Produk Unggulan Daerah di Kota Pekalongan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Langganan Banjir, Jalan di Pringrejo Dicor TMMD Kota Pekalongan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Pemkot Pekalongan Perkuat Kolaborasi OPD, Targetkan 418 Posyandu Terapkan 6 SPM pada 2026

Berita Terbaru

Pemandangan menakjubkan kepulauan British Island di Karibia yang menjadi salah satu destinasi wisata termahal di dunia. Foto: Ilustrasi AI

Wisata

10 Destinasi Wisata Termahal di Dunia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:10 WIB

Banyak Megapolitan global memiliki PDB melampaui negara maju yang notabene secara ekonomi melebihi negara berkembang. Foto: Ilustrasi AI

Ekonomi

Ketika Ekonomi Sebuah Kota Melampaui Negara

Jumat, 16 Okt 2026 - 06:10 WIB