KANAL BATANG – Sebanyak 111 pembalap ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4 Tahun 2026 yang digelar di kawasan KEK Industropolis Batang (KITB), Kabupaten Batang.
Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 resmi dibuka pada Jumat (25/9/2026) dan berlangsung selama dua hari di Taman Tematik KEK Industropolis Batang.
Jumlah peserta pada putaran keempat ini menjadi salah satu yang tertinggi sepanjang rangkaian Kejurnas Sprint Rally musim 2026. Para pembalap tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, tetapi juga datang dari sejumlah daerah di luar Jawa.
Ketua Penyelenggara Kejurnas Sprint Rally Putaran 4, Eryanto Subaktyawan, mengatakan sejumlah pembalap dan tim nasional ikut ambil bagian dalam perlombaan tersebut.
“Pembalap nasional banyak yang ikut semua. Tim contohnya dari Rifat Sungkar ikut, terus dari tim Kalimantan ikut, dari Medan juga ikut. Banyak sih, tapi kelasnya berbeda-beda,” kata Eryanto.
Menurut dia, para peserta akan bersaing memperebutkan poin kejuaraan yang terbagi dalam 11 kelas perlombaan.
Selain jumlah peserta, Eryanto menyebut lintasan di kawasan KITB memiliki karakteristik tersendiri. Salah satunya karena area start, paddock, hingga panggung berada dalam satu kawasan.
“Ini lebih spesial karena lebih enak posisinya. Jadi start, paddock, semua bisa, panggung bisa jadi satu semua,” ujarnya.
Meski berada di kawasan industri, lintasan tersebut tetap memberikan tantangan bagi para pembalap. Penyelenggara bahkan membuka bagian lintasan baru yang melewati kawasan hutan.
Pembukaan lintasan baru itu membuat penyelenggara harus menyiapkan sejumlah infrastruktur pendukung, termasuk pembangunan jembatan.
“Kalau tantangan, kita memang baru buka bagian hutan yang kemarin agak lama, karena harus bikin jembatan dan lain-lain,” terang Eryanto.
Kepala Divisi Corporate Secretary KITB, M. Burhan Murtaki, mengatakan tingginya jumlah peserta menjadi kejutan dalam penyelenggaraan putaran keempat tahun ini.
Menurut Burhan, jumlah pendaftar mencapai 110, dengan total 111 pembalap yang akhirnya mengikuti perlombaan.
“Ini adalah putaran keempat dari lima putaran yang direncanakan pada tahun ini. Surprise-nya, ternyata pesertanya kali ini melebihi rekor capaian sepanjang tahun ini,” jelas Burhan.
Tingginya partisipasi pembalap tersebut menunjukkan kawasan KITB tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk aktivitas industri, tetapi juga memiliki potensi menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan olahraga otomotif berskala nasional.
Burhan mengatakan penyelenggaraan sprint rally juga sejalan dengan mandat pengembangan KITB yang mencakup sektor industri pengolahan, logistik, transportasi, hingga pariwisata.
“Mandat ke KITB itu selain kawasan ekonomi khusus di industri pengolahan, logistik, dan transportasi, juga ada di pariwisata. Sehingga memang paralel dengan itu semua, sektor pariwisata juga berusaha kita kembangkan, kita tumbuhkan di KEK Industropolis Batang ini,” paparnya.
Menurut dia, kehadiran pembalap, tim, dan penonton dari berbagai daerah menjadi peluang untuk memperkenalkan KITB sekaligus mengembangkan kegiatan wisata berbasis olahraga atau sport tourism.
Tidak hanya bagi kawasan, kegiatan tersebut juga berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar KITB melalui kunjungan peserta dan penonton.
Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 merupakan bagian dari rangkaian lima putaran kejuaraan nasional yang digelar sepanjang 2026.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












