KANAL KOTA — Jalan di Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, yang kerap terendam saat hujan dan rob mulai mendapat perbaikan. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kota Pekalongan bersama TNI menargetkan pengecoran jalan sepanjang 193,75 meter dengan lebar 3 meter.
Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid (Aaf) mengatakan, perbaikan ini menjawab keluhan warga mengenai akses jalan yang belum tersambung dan sering tergenang. Ia menilai program tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah yang mengutamakan kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.
“Informasi dari warga, ketika hujan maupun rob, jalan di sana sudah tergenang dan kondisinya belum tersambung secara keseluruhan,” ujar Aaf di Lapangan Bumirejo, Selasa (13/10/2026).
Menurutnya, pengecoran jalan belum mampu menutup seluruh kebutuhan infrastruktur di wilayah tersebut. Namun, pemerintah akan melanjutkan penanganan secara bertahap sesuai kebutuhan warga dan ketersediaan anggaran. Perbaikan ini diharapkan membuat mobilitas warga lebih lancar, terutama saat curah hujan tinggi atau rob melanda.
Aaf menekankan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya bergantung pada TNI dan pemerintah. Ia berharap Forkopimda, OPD teknis, dan warga Pringrejo ikut terlibat agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Harapannya, semuanya bisa sengkuyung bersama, baik TNI, pemerintah, Forkopimda, maupun warga. Mudah-mudahan program ini membawa berkah bagi masyarakat dan semuanya,” katanya.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0710/Pekalongan Letkol Inf M. Nurul Chabibi menjelaskan, TMMD Sengkuyung Tahap IV memuat dua sasaran. Selain pengecoran jalan, program juga menghadirkan sejumlah kegiatan nonfisik untuk memperkuat wawasan dan kesiapsiagaan warga.
Kegiatan nonfisik tersebut mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, antinarkoba, penanganan anak tidak sekolah, Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), pengelolaan sampah, kesiapsiagaan bencana banjir, serta penanganan TBC, kusta, dan HIV. Pihaknya juga menggelar pendampingan administrasi PKK.
“Dukungan anggaran ini diharapkan dapat menunjang pelaksanaan pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik secara optimal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kelurahan Pringrejo,” terang Chabibi.
Program ini didanai anggaran total Rp321.364.000, terdiri atas Rp285.364.000 dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan Rp36.000.000 dari APBD Kota Pekalongan. Rangkaian kegiatan berlangsung dari 13 Oktober hingga 11 November 2026.
Dandim berharap, perbaikan jalan dapat mendukung kelancaran lalu lintas dan aktivitas ekonomi warga. Di sisi lain, keterlibatan masyarakat dipandang penting untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Penulis : Achmad Udi
Editor : MAD












