Pabrik Bermunculan di Brebes, Pelatihan Gratis Disiapkan agar Warga Tak Jadi Penonton

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pemkab Brebes memperbanyak pelatihan berbasis kompetensi agar warga siap langsung bekerja begitu pabrik yang belakangan banyak bermunculan mulai beroperasi, Jumat (24/7/26). Foto : Istimewa

Pemkab Brebes memperbanyak pelatihan berbasis kompetensi agar warga siap langsung bekerja begitu pabrik yang belakangan banyak bermunculan mulai beroperasi, Jumat (24/7/26). Foto : Istimewa

BREBES, KANALPLUS.ID – Gelombang investasi yang mulai masuk ke Kabupaten Brebes membawa peluang ribuan lapangan kerja baru. Namun, peluang itu bisa terlewat jika calon tenaga kerja lokal tidak memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan industri. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Brebes memperbanyak pelatihan berbasis kompetensi agar warga siap langsung bekerja begitu pabrik mulai beroperasi.

Pelatihan yang digelar Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Brebes kali ini difokuskan pada keahlian menjahit upper alas kaki, salah satu keterampilan yang banyak dibutuhkan industri manufaktur di wilayah tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Brebes Tobidin menilai langkah tersebut penting karena angka pengangguran di Brebes masih tergolong tinggi, sementara sejumlah perusahaan baru terus berdatangan dan membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan spesifik.

“Jangan sampai masyarakat Brebes hanya menjadi penonton ketika investasi masuk. Perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan siap bekerja sejak hari pertama,” ujarnya saat meninjau pelatihan di LPK Langgeng Mulyo, Kecamatan Wanasari, Jumat (24/7/2026).

Baca Juga :  Batik Salem Naik Kelas, Brebes Bidik Pasar Nasional Lewat Jogja Fashion Week 2026

Menurut Tobidin, pelatihan serupa tidak hanya digelar di Wanasari, tetapi juga di sejumlah kecamatan lain seperti Kersana, Tanjung, dan Ketanggungan. Langkah itu dilakukan untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh keterampilan yang sesuai kebutuhan industri.

Ia menyebut, dalam waktu dekat Brebes juga akan memiliki pabrik susu yang disebut-sebut menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Kondisi tersebut diperkirakan akan semakin meningkatkan kebutuhan tenaga kerja.

Selain keterampilan teknis, Tobidin mengingatkan calon pekerja agar memahami hak dan kewajiban sebagai pekerja serta mematuhi aturan perusahaan ketika telah diterima bekerja.

Sementara itu, Kepala Dinperinaker Brebes Abdul Majid menegaskan seluruh materi pelatihan disusun berdasarkan kebutuhan riil perusahaan yang beroperasi di Brebes.

Baca Juga :  Jenazah Pendaki 16 Tahun Jatuh ke Kawah Gunung Slamet Tiba di Basecamp Permadi

“Konsepnya link and match. Kami menyesuaikan pelatihan dengan kebutuhan industri sehingga setelah selesai pelatihan, peserta memiliki peluang lebih besar untuk langsung bekerja,” katanya.

Ia berharap program tersebut dapat menjadi salah satu strategi menekan angka pengangguran terbuka sekaligus memastikan investasi yang masuk turut memberi manfaat bagi masyarakat lokal.

Kepala LPK Langgeng Mulyo, Eri Iwang Wahyudi, mengatakan lulusan pelatihan selama ini memiliki peluang besar diterima bekerja karena telah dibekali keterampilan sesuai standar perusahaan.

Peserta nantinya dapat disalurkan ke sejumlah perusahaan, di antaranya SMJ maupun Osaga, sesuai minat dan kebutuhan tenaga kerja masing-masing.

Salah satu peserta, Sarah, mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan tanpa dipungut biaya. Ia berharap bekal keterampilan yang diperoleh bisa membawanya segera mendapatkan pekerjaan di sektor industri.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajari Brebes Buka Akses Laporan Penyalahgunaan Dana Desa, BPD Diminta Aktif Mengawasi
Tertemper KA Kertajaya, Pemuda Loasari Brebes Tewas
Gedung Tua di Bumiayu Brebes Ambruk, Tiga Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan
56 Tahun Jadi Pasutri Tanpa Buku Nikah, Pasangan Lansia di Brebes Akhirnya Dapat Pengakuan Hukum
Batik Salem Naik Kelas, Brebes Bidik Pasar Nasional Lewat Jogja Fashion Week 2026
Jadi Sasaran CSR, 500 Ibu Hamil Diperiksa Kesehatannya oleh Dokter Spesialis
Hari Kedua Kebakaran Gudang di Brebes Belum Sepenuhnya Padam, Titik Api Belum Bisa Dijinakkan
Gudang Limbah Non-B3 di Brebes Terbakar, 8 Mobil Damkar Dikerahkan hingga Malam

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Kajari Brebes Buka Akses Laporan Penyalahgunaan Dana Desa, BPD Diminta Aktif Mengawasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Tertemper KA Kertajaya, Pemuda Loasari Brebes Tewas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Gedung Tua di Bumiayu Brebes Ambruk, Tiga Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:35 WIB

56 Tahun Jadi Pasutri Tanpa Buku Nikah, Pasangan Lansia di Brebes Akhirnya Dapat Pengakuan Hukum

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Batik Salem Naik Kelas, Brebes Bidik Pasar Nasional Lewat Jogja Fashion Week 2026

Berita Terbaru