Mobil Carry Terjun ke Jurang 200 Meter di Lebakbarang Pekalongan, Tiga Penumpang Luka-Luka

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Salah satu korban mobil Suzuki Carry yang terjun ke jurang dievakuasi warga sementara bangkai mobil hingga siang ini masih dalam kondisi ringsek di dasar jurang Desa Wonosido, Minggu (21/6/26).

Salah satu korban mobil Suzuki Carry yang terjun ke jurang dievakuasi warga sementara bangkai mobil hingga siang ini masih dalam kondisi ringsek di dasar jurang Desa Wonosido, Minggu (21/6/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Sebuah mobil Suzuki Carry 1.5 warna silver terperosok ke jurang sedalam sekitar 200 meter di ruas jalan pegunungan antara Dukuh Timbangsari dan Desa Wonosido, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kecelakaan yang terjadi di jalur menuju Dukuh Pulosari tersebut mengakibatkan tiga orang penumpang mengalami luka-luka. Seluruh korban berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Kajen untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala Desa Wonosido, Winarso, mengatakan para korban bukan warga Desa Wonosido. Mereka diketahui sedang dalam perjalanan menuju wilayah Petungkriyono saat kecelakaan terjadi.

“Informasinya itu mobil dari Kecamatan Karanganyar hendak menuju ke Petungkriyono. Mereka bukan warga sini,” kata Winarso saat dihubungi kanalplus.id, Minggu (21/6/2026).

Baca Juga :  Abrasi Terus Menggerus Pantai Pekalongan, Ribuan Mangrove Ditanam Jadi Benteng Alami

Menurutnya, lokasi kecelakaan berada di jalur pegunungan yang memiliki karakter tanjakan sekaligus tikungan tajam. Kondisi tersebut kerap menjadi tantangan bagi pengendara yang belum mengenal medan.

“Itu jalurnya tanjakan tikungan. Biasanya yang tidak tahu medan sering kesulitan saat melintas,” ujarnya.

Saat proses evakuasi berlangsung, dua korban dilaporkan masih dalam kondisi sadar. Sementara satu korban sempat terjebak di dalam kendaraan yang ringsek setelah jatuh ke dasar jurang.

“Yang dua masih sadar. Yang satu masih berada di mobil saat awal evakuasi,” ungkapnya.

Winarso menambahkan, proses penyelamatan melibatkan warga sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi begitu mengetahui adanya kendaraan yang masuk jurang.

“Kami bersama warga ikut membantu evakuasi korban,” jelasnya.

Baca Juga :  Kuasa Hukum FZ Bantah Dugaan Persetubuhan Kliennya dengan Pimpinan Padepokan Padang Ati, Sebut Informasi yang Viral Tak Benar

Benturan keras saat kendaraan terjun ke jurang membuat kondisi mobil mengalami kerusakan parah. Hingga siangkabu ini bangkai kendaraan masih berada di lokasi karena proses evakuasi mobil membutuhkan penanganan khusus mengingat kedalaman jurang mencapai sekitar 200 meter.

Sementara itu, anggota Polsek Lebakbarang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal, membantu evakuasi korban serta mengamankan area kecelakaan.

Kapolsek Lebakbarang, Iptu Daryanto, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab kecelakaan,” katanya.

Polisi juga masih melakukan pendataan terkait identitas para korban maupun kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih
Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan
Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai
Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu
MUI Pekalongan Sebut Tak Perlu Salat Taubat Terkait Kontroversi Karnaval Simbangkulon
Sekda Pekalongan Angkat Bicara, Panitia Karnaval Sebagai Respons Video Viral Aksi Mirip Ritual Satanik
Video Aksi Karnaval Pekalongan Viral, Polisi Turun Tangan Mulai Penyelidikan
Buntut Viral Aksi Mirip Ritual Satanik di Karnaval Pekalongan, Tahun Depan Bakal Dievaluasi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:00 WIB

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih

Sabtu, 19 September 2026 - 15:21 WIB

Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan

Rabu, 16 September 2026 - 07:46 WIB

Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai

Selasa, 15 September 2026 - 12:41 WIB

Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Selasa, 15 September 2026 - 10:33 WIB

MUI Pekalongan Sebut Tak Perlu Salat Taubat Terkait Kontroversi Karnaval Simbangkulon

Berita Terbaru

Banyak Megapolitan global memiliki PDB melampaui negara maju yang notabene secara ekonomi melebihi negara berkembang. Foto: Ilustrasi AI

Ekonomi

Ketika Ekonomi Sebuah Kota Melampaui Negara

Jumat, 16 Okt 2026 - 06:10 WIB

Kolaborasi PLTU Batang dan DLHK Jawa Tengah menanam 1.300 bibit mangrove di Desa Denasri Kulon, Kamis (15/10/26). Foto: Istumewa

Batang

BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:21 WIB

Wakil Wali Kota Pekalongan Balqis Diab mengajak pelaku usaha batik untuk memperkuat digital marketing, Kamis (15/10/26). Foto: dok Pemkot Pekalongan

Kota Pekalongan

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:17 WIB