KA Argo Bromo Anggrek Bakal Kembali Berhenti di Pekalongan Mulai November 2026

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026 - 07:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil X Jawa Tengah Rizal Bawazier menyampaikan aspirasi agar KA Argo Bromo Anggrek kembali berhenti di Stasiun Pekalongan, Sabtu (26/9/26). Foto: Ilustrasi AI

Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil X Jawa Tengah Rizal Bawazier menyampaikan aspirasi agar KA Argo Bromo Anggrek kembali berhenti di Stasiun Pekalongan, Sabtu (26/9/26). Foto: Ilustrasi AI

KANAL KOTA – Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek disebut akan kembali berhenti di Stasiun Pekalongan mulai November 2026.

Kabar tersebut disampaikan anggota DPR RI Fraksi PKS dari Dapil X Jawa Tengah, Rizal Bawazier, setelah mengajukan permohonan kepada Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) agar kereta relasi Jakarta-Surabaya itu kembali melayani pemberhentian di Pekalongan.

Rizal mengatakan, surat permohonan tersebut telah disampaikan kepada Direktur Utama PT KAI. Menurut dia, respons yang diterima atas permohonan itu cukup baik.

“Surat permohonan sudah saya sampaikan ke Dirut KAI. Tanggapan Dirut PT KAI bagus, insyaallah mulai November 2026 akan berhenti lagi Kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pekalongan,” kata Rizal dalam siaran persnya, Sabtu (26/9/2026).

Sebelumnya, KA Argo Bromo Anggrek tidak lagi berhenti di Stasiun Pekalongan sejak Februari 2025. Persoalan tersebut kemudian menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada Rizal.

Baca Juga :  PT KAI dan dan Pemda Batang Bersihkan Jalan Pattimura, 73 Kios Tempati Aset Perusahaan Direlokasi

Dalam rapat bersama jajaran PT KAI beberapa waktu lalu, Rizal secara langsung menyampaikan permintaan agar pemberhentian KA Argo Bromo Anggrek di Pekalongan kembali dilakukan.

“Dulu berhenti, Pak, di Pekalongan, tapi mulai Februari 2025 itu di-stop,” ujarnya dalam rapat.

Menurut Rizal, penghentian pemberhentian KA Argo Bromo Anggrek di Pekalongan menimbulkan pertanyaan dari masyarakat. Ia menyebut Pekalongan memiliki posisi penting bagi mobilitas masyarakat di wilayah Pantura.

Rizal mengatakan, Dapil X Jawa Tengah yang diwakilinya mencakup Kabupaten Batang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.

“Pekalongan, Pak, dapil saya dan Bang Doni. Itu pusatnya di situ, Pak,” ucapnya.

Ia juga menilai keberadaan akses kereta api jarak jauh di Pekalongan berkaitan dengan mobilitas masyarakat menuju sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Baca Juga :  KAI Buka Suara soal Ramai Palang Pintu Tak Menutup Saat KA Melintas di Kota Pekalongan

“Mau ke Dieng, mau ke Guci, mau ke mana, pusatnya di situ, di Pekalongan,” terangnya.

Atas aspirasi tersebut, Rizal kemudian mengajukan surat permohonan kepada Dirut PT KAI agar KA Argo Bromo Anggrek kembali berhenti di Stasiun Pekalongan.

Kini, Rizal menyebut permohonan tersebut telah mendapat respons positif dari pihak KAI. Ia mengatakan pemberhentian KA Argo Bromo Anggrek di Pekalongan diharapkan kembali diberlakukan mulai November 2026.

Jika terealisasi, pemberhentian tersebut akan kembali membuka akses penumpang dari dan menuju Pekalongan untuk menggunakan salah satu layanan kereta api relasi Jakarta-Surabaya tersebut.

Namun, kepastian mengenai tanggal mulai pemberhentian, jadwal perjalanan, serta pola pelayanan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pekalongan masih menunggu informasi resmi dari PT KAI.

Penulis : Achmad Udi

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stasiun Pekalongan Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang hingga Kuartal III 2026
Mulai 1 Oktober, KA Muria Layani 12 Perjalanan Semarang-Pekalongan-Jakarta
KAI Perketat Pengamanan Jalur KA Saat Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Maulid di Pekalongan
Harpelnas 2026, Adira Finance Banjarnegara Tebar Promo hingga Cashback Rp1 Juta
KAI Tambah Kapasitas, 11.545 Penumpang Dilayani Stasiun Pekalongan di Tengah Dampak Erupsi Krakatau
KAI Group Buka Rekrutmen 2026, Ada Lowongan untuk Lulusan SMA hingga S1
KAI Tambah Kapasitas KA Kaligung Selama September, Warga Pekalongan Lebih Mudah ke Semarang
Berawal dari Batik Tulis Rintisan, Usaha Carmidah di Tegal Kini Libatkan 25 Pekerja

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Stasiun Pekalongan Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang hingga Kuartal III 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 07:26 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Bakal Kembali Berhenti di Pekalongan Mulai November 2026

Senin, 21 September 2026 - 09:30 WIB

Mulai 1 Oktober, KA Muria Layani 12 Perjalanan Semarang-Pekalongan-Jakarta

Minggu, 20 September 2026 - 09:58 WIB

KAI Perketat Pengamanan Jalur KA Saat Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Maulid di Pekalongan

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Harpelnas 2026, Adira Finance Banjarnegara Tebar Promo hingga Cashback Rp1 Juta

Berita Terbaru

Banyak Megapolitan global memiliki PDB melampaui negara maju yang notabene secara ekonomi melebihi negara berkembang. Foto: Ilustrasi AI

Ekonomi

Ketika Ekonomi Sebuah Kota Melampaui Negara

Jumat, 16 Okt 2026 - 06:10 WIB

Kolaborasi PLTU Batang dan DLHK Jawa Tengah menanam 1.300 bibit mangrove di Desa Denasri Kulon, Kamis (15/10/26). Foto: Istumewa

Batang

BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:21 WIB

Wakil Wali Kota Pekalongan Balqis Diab mengajak pelaku usaha batik untuk memperkuat digital marketing, Kamis (15/10/26). Foto: dok Pemkot Pekalongan

Kota Pekalongan

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:17 WIB