KANAL KOTA – Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek disebut akan kembali berhenti di Stasiun Pekalongan mulai November 2026.
Kabar tersebut disampaikan anggota DPR RI Fraksi PKS dari Dapil X Jawa Tengah, Rizal Bawazier, setelah mengajukan permohonan kepada Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) agar kereta relasi Jakarta-Surabaya itu kembali melayani pemberhentian di Pekalongan.
Rizal mengatakan, surat permohonan tersebut telah disampaikan kepada Direktur Utama PT KAI. Menurut dia, respons yang diterima atas permohonan itu cukup baik.
“Surat permohonan sudah saya sampaikan ke Dirut KAI. Tanggapan Dirut PT KAI bagus, insyaallah mulai November 2026 akan berhenti lagi Kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pekalongan,” kata Rizal dalam siaran persnya, Sabtu (26/9/2026).
Sebelumnya, KA Argo Bromo Anggrek tidak lagi berhenti di Stasiun Pekalongan sejak Februari 2025. Persoalan tersebut kemudian menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada Rizal.
Dalam rapat bersama jajaran PT KAI beberapa waktu lalu, Rizal secara langsung menyampaikan permintaan agar pemberhentian KA Argo Bromo Anggrek di Pekalongan kembali dilakukan.
“Dulu berhenti, Pak, di Pekalongan, tapi mulai Februari 2025 itu di-stop,” ujarnya dalam rapat.
Menurut Rizal, penghentian pemberhentian KA Argo Bromo Anggrek di Pekalongan menimbulkan pertanyaan dari masyarakat. Ia menyebut Pekalongan memiliki posisi penting bagi mobilitas masyarakat di wilayah Pantura.
Rizal mengatakan, Dapil X Jawa Tengah yang diwakilinya mencakup Kabupaten Batang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.
“Pekalongan, Pak, dapil saya dan Bang Doni. Itu pusatnya di situ, Pak,” ucapnya.
Ia juga menilai keberadaan akses kereta api jarak jauh di Pekalongan berkaitan dengan mobilitas masyarakat menuju sejumlah daerah di Jawa Tengah.
“Mau ke Dieng, mau ke Guci, mau ke mana, pusatnya di situ, di Pekalongan,” terangnya.
Atas aspirasi tersebut, Rizal kemudian mengajukan surat permohonan kepada Dirut PT KAI agar KA Argo Bromo Anggrek kembali berhenti di Stasiun Pekalongan.
Kini, Rizal menyebut permohonan tersebut telah mendapat respons positif dari pihak KAI. Ia mengatakan pemberhentian KA Argo Bromo Anggrek di Pekalongan diharapkan kembali diberlakukan mulai November 2026.
Jika terealisasi, pemberhentian tersebut akan kembali membuka akses penumpang dari dan menuju Pekalongan untuk menggunakan salah satu layanan kereta api relasi Jakarta-Surabaya tersebut.
Namun, kepastian mengenai tanggal mulai pemberhentian, jadwal perjalanan, serta pola pelayanan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pekalongan masih menunggu informasi resmi dari PT KAI.
Penulis : Achmad Udi
Editor : MAD












