Polisi Ungkap Motif Pembuat Video Hoaks Korban Pembegalan Hanya Ingin Terlihat Keren di Mata Teman

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Polisi membongkar motif pembuat konten vidio korban begal adalah demi pengakuan keren dari teman-teman pelaku, Senin (3/8/26).

Polisi membongkar motif pembuat konten vidio korban begal adalah demi pengakuan keren dari teman-teman pelaku, Senin (3/8/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Polisi mengungkap motif di balik pembuatan video korban pembegalan palsu yang sempat menghebohkan media sosial di Kabupaten Pekalongan.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmat C Yusuf mengatakan, pembuat video, Bayu Wibowo (19), sengaja merekayasa seluruh cerita agar dianggap berani dan keren oleh lingkungan pertemanannya.

“Motifnya semata-mata agar dirinya dianggap berani atau jagoan di depan teman-temannya,” ujar Kapolres kepada wartawan, Senin (3/8/2026).

Baca Juga :  Warga Sebut Sapari Enam Kali Kambuh dan Serang Keluarga dengan Pisau Hingga Sebabkan Kematian

Bayu diketahui mengunggah video tersebut melalui status WhatsApp sebelum akhirnya menyebar luas ke media sosial lain.

Menurut Kapolres, kasus ini menjadi pelajaran bahwa konten yang dibuat untuk mencari pengakuan justru dapat berujung pemeriksaan polisi karena menimbulkan keresahan masyarakat.

“Kalau untuk konten, tadi dari penjelasan dan pengakuan yang bersangkutan memang di-upload di status WA-nya, kemudian sempat dihapus tapi mungkin sudah ada yang melihat beberapa temannya sehingga tidak diketahui besoknya sudah viral,” bebernya.

Baca Juga :  Pohon Pinus Tumbang Timpa Kabel Listrik, Nyaris Picu Kebakaran Hutan Petungkriyono

Oleh karena itu, lanjut kapolres, pihaknya meminta kepada para influencer agar bisa menyaring atau menshare informasi yang tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Padahal video yang dibuat pelaku itu seolah benar terjadi pembegalan sehingga meresahkan,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri
Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita
Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Berita Terbaru

Banyak Megapolitan global memiliki PDB melampaui negara maju yang notabene secara ekonomi melebihi negara berkembang. Foto: Ilustrasi AI

Ekonomi

Ketika Ekonomi Sebuah Kota Melampaui Negara

Jumat, 16 Okt 2026 - 06:10 WIB

Kolaborasi PLTU Batang dan DLHK Jawa Tengah menanam 1.300 bibit mangrove di Desa Denasri Kulon, Kamis (15/10/26). Foto: Istumewa

Batang

BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:21 WIB

Wakil Wali Kota Pekalongan Balqis Diab mengajak pelaku usaha batik untuk memperkuat digital marketing, Kamis (15/10/26). Foto: dok Pemkot Pekalongan

Kota Pekalongan

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:17 WIB