Relindo Batang Akhirnya Punya Ambulans Sendiri, Gratis untuk Warga yang Membutuhkan

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Anggota Komisi VI DPR RI Rizal Bawazier mengecek ke dalam ambulan yang diserahkan kepada Relindo di Rumah Aspirasi RB Center Batang, Kamis (20/8/26).

Anggota Komisi VI DPR RI Rizal Bawazier mengecek ke dalam ambulan yang diserahkan kepada Relindo di Rumah Aspirasi RB Center Batang, Kamis (20/8/26).

KANAL BATANG – Relawan Indonesia untuk Kemanusiaan (Relindo) Kabupaten Batang akhirnya memiliki ambulans sendiri. Armada yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung aksi kemanusiaan tersebut kini telah disiapkan untuk membantu warga yang membutuhkan evakuasi maupun transportasi menuju fasilitas kesehatan secara gratis.

Selama ini, Relindo Batang belum memiliki ambulans sendiri. Kondisi tersebut menjadi kendala ketika relawan harus bergerak cepat membantu warga, terutama dalam situasi yang membutuhkan proses evakuasi atau pengantaran pasien ke rumah sakit.

Ketua Relindo Kabupaten Batang, Budi Pramono, mengatakan keberadaan ambulans tersebut menjadi hal paling penting bagi organisasinya.

“Selama ini kami memang belum memiliki ambulans. Alhamdulillah sekarang kami menerima satu unit ambulans dari program CSR Bank BRI dan layanan ini gratis untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujar Budi kepada wartawan di lokasi penyerahan Rumah Aspirasi RB Center, Kamis (20/8/2026).

Menurut Budi, ambulans akan digunakan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan koordinasi relawan di lapangan. Kendaraan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan internal Relindo, tetapi disiapkan sebagai fasilitas pelayanan kemanusiaan bagi warga yang membutuhkan.

Budi mengatakan Relindo Batang saat ini memiliki lebih dari 10 relawan aktif. Organisasi tersebut juga terus melakukan regenerasi untuk memperkuat personel yang dapat diterjunkan dalam kegiatan kemanusiaan.

Baca Juga :  Baru Sepekan Buka, Seafood Gerobak di Tengah Kampung Bojong Ini Usung Konsep Live Cooking dan Sajikan Cita Rasa Pesisir

Dengan adanya ambulans, Budi berharap jangkauan pelayanan Relindo semakin luas dan respons terhadap kebutuhan warga bisa dilakukan lebih cepat.

Sekretariat Relindo Kabupaten Batang berada di Gang Mawar, Sambong. Lokasi tersebut menjadi salah satu pusat koordinasi kegiatan sosial dan kemanusiaan organisasi tersebut.

Bantuan ambulans ini juga diberikan kepada Relindo di wilayah lain dalam daerah pemilihan yang sama. Selain Kabupaten Batang, bantuan serupa diarahkan ke Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan.

Masing-masing wilayah pada tahap awal mendapatkan satu unit ambulans. Rizal mengatakan peluang penambahan armada masih terbuka pada tahun-tahun mendatang.

Kini, Relindo Batang tidak lagi harus menghadapi persoalan yang sama ketika membutuhkan kendaraan untuk membantu warga. Ambulans pertama yang mereka miliki menjadi modal baru untuk mempercepat pelayanan kemanusiaan.

Armada tersebut merupakan bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui mitra kerja anggota DPR RI Komisi VI, Rizal Bawazier.

Pemimpin Cabang Pembantu BRI Limpung, Wisnu Anggoro Wicaksono, mengatakan ambulans yang diberikan kepada Relindo Batang memiliki nilai sekitar Rp399 juta.

“Penyerahan satu unit ambulans ini merupakan bentuk CSR Bank BRI Cabang Batang kepada keluarga besar Relindo Kabupaten Batang,” kata Wisnu.

Ambulans tersebut telah dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, antara lain tempat tidur pasien, tabung oksigen dan perlengkapan medis dasar untuk membantu proses evakuasi.

Baca Juga :  Pencari Rumput di Batang Temukan Mayat di Hutan Jati

Dengan fasilitas tersebut, relawan diharapkan dapat memberikan dukungan selama proses perjalanan pasien menuju rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya.

Memiliki ambulans sendiri menyelesaikan salah satu persoalan utama Relindo Batang. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan kendaraan tersebut selalu siap digunakan ketika masyarakat membutuhkan.

Pasalnya, setelah bantuan diserahkan, kebutuhan operasional ambulans menjadi tanggung jawab Relindo.

Sementara itu Rizal Bawazier menegaskan pihak mitra yang memberikan bantuan tidak menangani kebutuhan operasional harian kendaraan tersebut.

“Operasional semua diurus sama Relindo. Jadi, dari mitra tidak ikut untuk operasional. Semua dari Relindo,” jelasnya.

Karena itu, keberadaan ambulans tidak hanya membutuhkan kesiapan kendaraan, tetapi juga kesiapan relawan untuk mengelolanya, termasuk memastikan armada dapat bergerak ketika ada permintaan bantuan dari masyarakat.

Rizal meminta Relindo menggunakan ambulans tersebut semaksimal mungkin untuk kepentingan warga.

“Mohon untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menekankan ambulans tersebut jangan sampai hanya menjadi fasilitas organisasi tanpa memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Apabila dibutuhkan, segera laksanakan apa yang diperlukan oleh masyarakat. Ini suatu hadiah dari mitra kita, jangan sampai tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya,” terangnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang
Kejari Batang Musnahkan Ratusan Barang Bukti dan Ajak Pelajar-Santri Deklarasi Perundungan
Kurangi Biaya Operasional Melaut, Puluhan Nelayan Roban Barat Batang Dilatih Perbaiki Mesin Perahu
Di depan layar Komputer, Siswa SD di Batang Berkenalan dengan Teman Sebaya di Toyama Jepang
PPPK Batang Diminta Tuntaskan Masalah Pelayanan Warga
Punya Budget Rp3,8 Miliar, DPUPR Batang Pede Perbaiki Dua Ruas Jalan Ini
Cerita Saadah Simpan Uang Rusak di Laci, Tunggu Momen Ditukar Baru di Pegadaian Limpung
Kejurnas Sprint Rally di KITB Batang Tembus 111 Pembalap, Ada Lintasan Baru di Kawasan Hutan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:21 WIB

BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Kejari Batang Musnahkan Ratusan Barang Bukti dan Ajak Pelajar-Santri Deklarasi Perundungan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Kurangi Biaya Operasional Melaut, Puluhan Nelayan Roban Barat Batang Dilatih Perbaiki Mesin Perahu

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Di depan layar Komputer, Siswa SD di Batang Berkenalan dengan Teman Sebaya di Toyama Jepang

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:03 WIB

PPPK Batang Diminta Tuntaskan Masalah Pelayanan Warga

Berita Terbaru

Banyak Megapolitan global memiliki PDB melampaui negara maju yang notabene secara ekonomi melebihi negara berkembang. Foto: Ilustrasi AI

Ekonomi

Ketika Ekonomi Sebuah Kota Melampaui Negara

Jumat, 16 Okt 2026 - 06:10 WIB

Kolaborasi PLTU Batang dan DLHK Jawa Tengah menanam 1.300 bibit mangrove di Desa Denasri Kulon, Kamis (15/10/26). Foto: Istumewa

Batang

BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:21 WIB

Wakil Wali Kota Pekalongan Balqis Diab mengajak pelaku usaha batik untuk memperkuat digital marketing, Kamis (15/10/26). Foto: dok Pemkot Pekalongan

Kota Pekalongan

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:17 WIB