Butuh 1,5 Jam Evakuasi Macan Kumbang dari Rumah Warga,

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Macan kumbang berhasil dievakuasi dari belakang rumah warga Desa Gunungsari setelah sebelumnya dipergoki berada di kandang ayam, Rabu (12/8/26). Foto : Istimewa

Macan kumbang berhasil dievakuasi dari belakang rumah warga Desa Gunungsari setelah sebelumnya dipergoki berada di kandang ayam, Rabu (12/8/26). Foto : Istimewa

KANAL BATANG – Proses evakuasi seekor macan kumbang yang dipergoki masuk ke rumah warga Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, berlangsung sekitar satu setengah jam.

Tim BKSDA Jawa Tengah bersama Taman Safari Indonesia Batang Dolphin Center (BDC) mulai melakukan evakuasi sekitar pukul 10.00 WIB.

Tanpa banyak perlawanan berarti, macan kumbang berbobot 25 kilogram tersebut akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan tembakan bius dan dievakuasi sekitar pukul 11.30 WIB.

Kepala Resort Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah Semarang mengatakan proses evakuasi berlangsung lancar.

“Tadi kita mulai jam 10.00 sampai jam 11.30,” ujarnya kepada wartawan di BDC Batang, Rabu (12/8/2026).

Sebelum petugas tiba, warga tidak berani melakukan tindakan terhadap macan kumbang tersebut. Bahkan pihak kepolisian yang berusaha mengamankan satwa liar itu dibuat tidak berkutik.

Baca Juga :  Bus Tunas Muda Terbakar di Tol Batang, 15 Penumpang Selamat

Kepala Desa Gunungsari, Tutur Budiyono, mengungkapkan kalau macan sempat berada di sekitar kandang ayam dan bagian belakang rumah.

“Saat anggota polisi berusaha mendekat ke belakang rumah justru macan kumbang menunjukkan gelagat hendak menyerang,” jelasnya.

Karena tidak dilengkapi peralatan yang memadai, petugas tersebut kemudian memilih keluar dan mengunci pintu rumah.

Warga selanjutnya menunggu kedatangan tim BKSDA yang memiliki peralatan dan keahlian untuk melakukan evakuasi satwa liar.

Macan kumbang tersebut akhirnya diberikan tembakan bius untuk melumpuhkannya dan setelah tidak berdaya, tim sebelum dibawa keluar dari rumah.

Baca Juga :  KEK Industropolis Batang Disiapkan Jadi Arena Sprint Rally, Pemkab Bidik Efek Ekonomi dan Sport Tourism

Dokter hewan Taman Safari Indonesia Batang Dolphin Center Danny Bagus Wibowo menyebut proses pembiusan dilakukan sebagai bagian dari prosedur evakuasi.

“Jadi tadi dari laporan itu kita langsung lakukan evakuasi. Kita pembiusan seperti biasa, terus kita bawa ke tempat kami di BDC,” jelasnya.

Setelah dievakuasi, macan kumbang langsung dibawa untuk menjalani observasi dan perawatan luka di kaki.

Tim juga memperkirakan luka di kaki kanan satwa liar tersebut yang diperkirakan sudah terjadi beberapa hari.

Untuk sementara, macan masih menjalani pemantauan agar kondisinya tetap stabil dan tidak mengalami stres setelah proses evakuasi.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang
Kejari Batang Musnahkan Ratusan Barang Bukti dan Ajak Pelajar-Santri Deklarasi Perundungan
Kurangi Biaya Operasional Melaut, Puluhan Nelayan Roban Barat Batang Dilatih Perbaiki Mesin Perahu
Di depan layar Komputer, Siswa SD di Batang Berkenalan dengan Teman Sebaya di Toyama Jepang
PPPK Batang Diminta Tuntaskan Masalah Pelayanan Warga
Punya Budget Rp3,8 Miliar, DPUPR Batang Pede Perbaiki Dua Ruas Jalan Ini
Cerita Saadah Simpan Uang Rusak di Laci, Tunggu Momen Ditukar Baru di Pegadaian Limpung
Kejurnas Sprint Rally di KITB Batang Tembus 111 Pembalap, Ada Lintasan Baru di Kawasan Hutan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:21 WIB

BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Kejari Batang Musnahkan Ratusan Barang Bukti dan Ajak Pelajar-Santri Deklarasi Perundungan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Kurangi Biaya Operasional Melaut, Puluhan Nelayan Roban Barat Batang Dilatih Perbaiki Mesin Perahu

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Di depan layar Komputer, Siswa SD di Batang Berkenalan dengan Teman Sebaya di Toyama Jepang

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:03 WIB

PPPK Batang Diminta Tuntaskan Masalah Pelayanan Warga

Berita Terbaru

Banyak Megapolitan global memiliki PDB melampaui negara maju yang notabene secara ekonomi melebihi negara berkembang. Foto: Ilustrasi AI

Ekonomi

Ketika Ekonomi Sebuah Kota Melampaui Negara

Jumat, 16 Okt 2026 - 06:10 WIB

Kolaborasi PLTU Batang dan DLHK Jawa Tengah menanam 1.300 bibit mangrove di Desa Denasri Kulon, Kamis (15/10/26). Foto: Istumewa

Batang

BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:21 WIB

Wakil Wali Kota Pekalongan Balqis Diab mengajak pelaku usaha batik untuk memperkuat digital marketing, Kamis (15/10/26). Foto: dok Pemkot Pekalongan

Kota Pekalongan

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:17 WIB