KANALPLUS.ID – Secara statistik global, lembaga riset transportasi internasional jarang mempublikasikan angka kumulatif lampu lalu lintas karena jumlahnya yang dinamis dan terus bertambah setiap hari seiring pembangunan infrastruktur.
​Namun, berdasarkan skala metropolitan, jumlah persimpangan, serta data estimasi dari departemen transportasi masing-masing wilayah, berikut adalah 10 kota besar di dunia yang dikenal memiliki jaringan lampu traffic light terbanyak lengkap dengan estimasi jumlah dan keunikannya masing-masing.
​1. Tokyo, Jepang
​Perkiraan jumlah lebih dari 25.000 hingga 30.000 titik lampu lalu lintas yang tersebar di wilayah metropolitannya yang sangat padat dengan pola grid yang presisi.
Sistem lampu di sini terintegrasi dengan sensor suara untuk tunanetra serta sinkronisasi waktu yang sangat ketat guna mencegah penumpukan kendaraan di gang-gang sempit kota.
​2. New York City, Amerika Serikat
​Perkiraan jumlah lebih dari 12.000 hingga 13.000 persimpangan menggunakan sistem grid simetris.
New York terkenal dengan sistem pedestrian scramble di mana semua arah lampu merah pejalan kaki menyala bersamaan agar warga bisa menyeberang secara diagonal dengan aman di tengah keramaian Manhattan.
​3. Beijing, Tiongkok
​Perkiraan jumlah lebih dari 10.000 titik lampu digital yang seiring ekspansi masif jalan lingkar (ring roads) berlapis-lapis dan simpang susun bertumpuk.
Beijing mengandalkan lampu lalu lintas cerdas berbasis AI yang bisa mengubah durasi lampu hijau secara otomatis berdasarkan volume kendaraan harian.
​4. Sao Paulo, Brasil
​Perkiraan jumlah sekitar 6.500 hingga 7.000 titik persimpangan di mana sebagai raksasa Amerika Latin dengan kemacetan masif, lampu-lampu di kota ini dilengkapi penanda waktu mundur digital berukuran besar serta sistem keamanan khusus untuk mengantisipasi kerawanan jalan raya di malam hari.
​5. London, Inggris
​Perkiraan jumlah sekitar 6.000 persimpangan, menariknya tata kota London yang bersejarah dan tidak beraturan dipenuhi simpang tiga yang rumit.
Keunikannya lainnya terletak pada dominasi lampu lalu lintas khusus pesepeda (cycle signals) yang jumlahnya terus bertambah seiring masifnya kampanye ramah lingkungan.
​6. Los Angeles, Amerika Serikat
​Perkiraan jumlah sekitar 4.500 hingga 5.000 persimpangan utama.
​Sebagai kota dengan budaya mobil yang kuat, Los Angeles adalah pelopor sistem sinkronisasi komputer real-time berskala besar untuk mengurai kemacetan di jalan raya super luas (freeway off-ramps) dan jalan arteri.
​7. Mexico City, Meksiko
​Perkiraan jumlah lebih dari 5.000 titik lampu persimpangan.
​Kota megapolitan ini memadukan jalur protokol padat dengan jalur khusus bus (MetrobĂşs). Hal ini membuat persimpangan simpang empat di sana tampak seperti ‘pohon lampu’ karena memiliki banyak sekali fase arah panah khusus transportasi publik.
​8. Moskow, Rusia
​Perkiraan jumlah sekitar 4.000 hingga 5.000 titik persimpangan utama.
​Moskow memiliki jaringan jalan radial yang besar, lampu lalu lintas di Moskow terkenal sangat tangguh menghadapi cuaca ekstrem.
Saat salju lebat, lampu-lampu ini dilengkapi pemanas khusus agar tidak tertutup es dan tetap terlihat jelas dari kejauhan.
​9. Paris, Prancis
​Perkiraan jumlah sekitar 2.000 hingga 2.500 titik lampu lalu lintas.
​Meski jumlahnya relatif lebih sedikit dibanding kota megapolitan lain karena banyak persimpangan diubah menjadi bundaran (roundabout).
Di jalan penghubungnya, tiang lampu didesain klasik bergaya Eropa abad ke-19 agar menyatu dengan estetika kota.
​10. Jakarta, Indonesia
​Perkiraan jumlah sekitar 1.200 hingga 1.500 titik simpang tiga dan simpang empat.
​Keunikannya Jakarta mewakili kota besar di Asia Tenggara yang memiliki jaringan traffic light paling banyak dan rumit.
Jakarta mengandalkan integrasi sistem ATCS (Area Traffic Control System) serta fase lampu khusus yang diselaraskan secara disiplin dengan koridor jalur bus Trans Jjakarta untuk menekan kemacetan ibu kota.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












